Tampilkan postingan dengan label Angel Bintang Parahyangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Angel Bintang Parahyangan. Tampilkan semua postingan
Minggu, 23 Desember 2012
Sabtu, 15 Desember 2012
Batas Rindu
by ; Angel Bintang Parahyangan
Mendayu, sendunya bisik malam ini
Bintang tak bersinar seperti malam sebelumnya, rembulan terpasung dalam tarikh.
Ritme gemericik hujan menambah kesunyian semakin mencekam,
Di nadi mendesir darah resah, mendesah
Gelisah membelenggu jiwa-jiwa yang kerinduan.
Dibatas sunyi, semilir angin berhembus menerbangkan angan kedalam mimpi
Rindu terpasung waktu
Musim terus berganti, tiada meredup
Masih teredam dalam kerinduan tiada batas
Penghujung fajar secercah harap beri pelukan hangat dan senyum semangat.
Abha 12/12/2012
Di nadi mendesir darah resah, mendesah
Gelisah membelenggu jiwa-jiwa yang kerinduan.
Dibatas sunyi, semilir angin berhembus menerbangkan angan kedalam mimpi
Rindu terpasung waktu
Musim terus berganti, tiada meredup
Masih teredam dalam kerinduan tiada batas
Penghujung fajar secercah harap beri pelukan hangat dan senyum semangat.
Abha 12/12/2012
Sabtu, 08 Desember 2012
Cinta Kita
by ; Angel Bintang Parahyangan
Rindumu menderu serupa ombak di lautan
melarungkan rasa hingga melintasi jazirah sahara
lalu kujadikan do'a mewangi disela kuntum bunga sorgaloka
untuk kita nikmati hingga dipenghujung usia
Abha-Palembang, 7 Desember 2012
Abha-Palembang, 7 Desember 2012
Senin, 03 Desember 2012
BUNGA RINDU DARI GURUN SAHARA
By Angel Bintang Parahyangan
Senja membenam di ufuk barat, kelam malam menyambut riang
Gemuruh angin kian kencang, melagu laju berdawai bisikan rindu
Pernahkah kau tahu, sayang...
Disini di tengah menjulangnya gunung-gunung berpasir di gurun sahara, aku terpenjara hati
Dibenakku slalu ada namamu
Kadang aku dibuatnya gila, seperti Qais yang gila mencinta laila di pengasingannya.
Serupa dirinya, aku berdendang berharap angin rinduku terbang berbisik dihatimu
Aku tak tahu keberadaanmu disana, yang ku tahu pasti kau merasa apa yang ku rasa.
Waktu terus berkejaran, seperti rinduku
Walau gurun sahara menjadi penghalang tak henti ku tiupkan kepadamu bunga rindu.
Biarlah mewangi sampai detik akhir dipertemukan
Al_Majardah 03/12/2012
Disini di tengah menjulangnya gunung-gunung berpasir di gurun sahara, aku terpenjara hati
Dibenakku slalu ada namamu
Kadang aku dibuatnya gila, seperti Qais yang gila mencinta laila di pengasingannya.
Serupa dirinya, aku berdendang berharap angin rinduku terbang berbisik dihatimu
Aku tak tahu keberadaanmu disana, yang ku tahu pasti kau merasa apa yang ku rasa.
Waktu terus berkejaran, seperti rinduku
Walau gurun sahara menjadi penghalang tak henti ku tiupkan kepadamu bunga rindu.
Biarlah mewangi sampai detik akhir dipertemukan
Al_Majardah 03/12/2012
Jumat, 30 November 2012
Hamba...Rindu
by Angel Bintang Parahyangan
Dalam gelap malam dengan suara parau berbisik sendu: Hamba ... rindu
Sepanjang perjalanan hamba mengembara, arungi samudra, mendaki tajamnya gunung batu
Jerit tangis tak terelakkan lagi.
Hamba ... rindu
Seperti mencari mutiara di dasar samudra
Hanya dengan perjuangan panjang yang pantang menyerah
Sangat berat, ketika mata hati telah terbuka,
Tetapi Engkau memilih satu hamba dan syaitan pun berduka.
Yaa Rabby..
Berikanlah hamba kekuatan, untuk menjaga keimananku, tapi tidak untuk
membuat diri ini lupa dan menjadi sombong, jadikanlah diri hamba yang
hina ini seorang yang sabar.
Sabar menerima apa yang telah menjadi kodratMu
Kutatap bintang diujung langit,
Dalam tasbih yang khusuk hamba menangis
Akan kerdilnya, dan tasyakur diri. Atas nikmatMu.
Wahai penguasa jagat raya
Bagaimana aku dapatkan cinta-Mu
Aku hanya sebutir debu yang tak berharga.
Kekasih, Hamba ... Rindu
Al-Majardah 29/11/2012
Hamba ... rindu
Seperti mencari mutiara di dasar samudra
Hanya dengan perjuangan panjang yang pantang menyerah
Sangat berat, ketika mata hati telah terbuka,
Tetapi Engkau memilih satu hamba dan syaitan pun berduka.
Yaa Rabby..
Berikanlah hamba kekuatan, untuk menjaga keimananku, tapi tidak untuk membuat diri ini lupa dan menjadi sombong, jadikanlah diri hamba yang hina ini seorang yang sabar.
Sabar menerima apa yang telah menjadi kodratMu
Kutatap bintang diujung langit,
Dalam tasbih yang khusuk hamba menangis
Akan kerdilnya, dan tasyakur diri. Atas nikmatMu.
Wahai penguasa jagat raya
Bagaimana aku dapatkan cinta-Mu
Aku hanya sebutir debu yang tak berharga.
Kekasih, Hamba ... Rindu
Al-Majardah 29/11/2012
Puisiku, Cintaku
by Angel Bintang Parahyangan
Puisiku, cintaku
Bermain hati lewat aksara
Memadu kasih, memutar kata
Puisiku, cintaku
Memo terindah yang kucipta
Tentang rasa, tentang cintaku padamu
Puisiku, cintaku
Goresan abadi yang kan ku kenangkan,
Dirimu, puisiku, cintaku
Diary rinduku tentangmu
Al-Majardah 28/11/2012
Puisiku, cintaku
Memo terindah yang kucipta
Tentang rasa, tentang cintaku padamu
Puisiku, cintaku
Goresan abadi yang kan ku kenangkan,
Dirimu, puisiku, cintaku
Diary rinduku tentangmu
Al-Majardah 28/11/2012
Berartinya Dirimu
by Angel Bintang Parahyangan
Kucuri waktu, tak henti jua ia berputar
Seperti kincir yang terus berlari dikejar angin,
tetap saja berdiri tegak, walau badai meniupnya
Andai rumput dapat berbicara pada embun dikala pagi
"datanglah slalu basahi keringku walau setetes",
karena setiamu, pasti tersibak mentari.
aku kan terkulai, layu terbakar mentari
nanti Baru kau tahu bahwa aku
tak dapat hidup tanpamu.
Abha 27/11/2012
Andai rumput dapat berbicara pada embun dikala pagi
"datanglah slalu basahi keringku walau setetes",
karena setiamu, pasti tersibak mentari.
aku kan terkulai, layu terbakar mentari
nanti Baru kau tahu bahwa aku
tak dapat hidup tanpamu.
Abha 27/11/2012
Sabtu, 24 November 2012
Arogansi, Kesombongan, keangkuhan Zionis Israel
By :
Angel Bintang Parahyangan
Jerit dan tangisan tak terdengar lagi,
Salam , sapa juga tawa dan canda lenyap seakan
Terbang bersama angin dan tak kembali
Hanya wajah-wajah dingin, wajah hampa
Kelam tergurat tanda, dan kemarahan mengangkasa
Semua sirna, semua bangkit dan semua siaga
bersama dentuman suara bom dan mesiu
Langkah-langkah terhenti, terhadang banjir darah pasang
dan jasad-jasad terlihat di jalan-jalan
sebuah fragmen keangkuhan, arogansi terkutuk
tak pandang bulu,
apa salah mereka, bila menuntut kemerdekaan
negerinya yang terampas
apa salah bocah-bosah malang yang juga ikut menderita
tak ada kepedulian dunia, kata-kata hanya sia-saia
di telan kesombongan
tapi lihatlah, apakah mereka menyerah, takut, lalu lari
dari setiap pertempurannya?? Tidak…
mereka tahu, Allah tidak buta, bila mati, mereka syahid
dan generasi-generasi keturunan mereka adalah manusia baja
yang tahan derita, senjata dan laras-laras senapan mereka...
Al-Majardah 22/11/2012
Salam , sapa juga tawa dan canda lenyap seakan
Terbang bersama angin dan tak kembali
Hanya wajah-wajah dingin, wajah hampa
Kelam tergurat tanda, dan kemarahan mengangkasa
Semua sirna, semua bangkit dan semua siaga
bersama dentuman suara bom dan mesiu
Langkah-langkah terhenti, terhadang banjir darah pasang
dan jasad-jasad terlihat di jalan-jalan
sebuah fragmen keangkuhan, arogansi terkutuk
tak pandang bulu,
apa salah mereka, bila menuntut kemerdekaan
negerinya yang terampas
apa salah bocah-bosah malang yang juga ikut menderita
tak ada kepedulian dunia, kata-kata hanya sia-saia
di telan kesombongan
tapi lihatlah, apakah mereka menyerah, takut, lalu lari
dari setiap pertempurannya?? Tidak…
mereka tahu, Allah tidak buta, bila mati, mereka syahid
dan generasi-generasi keturunan mereka adalah manusia baja
yang tahan derita, senjata dan laras-laras senapan mereka...
Al-Majardah 22/11/2012
Kelam tergurat tanda, dan kemarahan mengangkasa
Semua sirna, semua bangkit dan semua siaga
bersama dentuman suara bom dan mesiu
Langkah-langkah terhenti, terhadang banjir darah pasang
dan jasad-jasad terlihat di jalan-jalan
sebuah fragmen keangkuhan, arogansi terkutuk
tak pandang bulu,
apa salah mereka, bila menuntut kemerdekaan
negerinya yang terampas
apa salah bocah-bosah malang yang juga ikut menderita
tak ada kepedulian dunia, kata-kata hanya sia-saia
di telan kesombongan
tapi lihatlah, apakah mereka menyerah, takut, lalu lari
dari setiap pertempurannya?? Tidak…
mereka tahu, Allah tidak buta, bila mati, mereka syahid
dan generasi-generasi keturunan mereka adalah manusia baja
yang tahan derita, senjata dan laras-laras senapan mereka...
Al-Majardah 22/11/2012
Setiaku Hanya Untukmu
By : Angel Bintang Parahyangan
Ahhh,
Kusesali,
Malam ini yang tak berbintang.
Sunyi, sepi
Juga rembulan telah menghilang...
Dalam gelap kusendiri.
Ku mencari hembusan bayu
Yang slalu berbisik pada rindu
Kini, membisu dalam sayu
Tidak ku tebus padamu.
Kekasihku,
Di daratan yang berliku
Disaat ku perlukanmu
Tertutup jua segalanya
Terhadapku
Disini,
Kutersedu-sedu.
Setelah cinta yang dulu pergi.
Kumenggusung duka ini
Kerna kisah janji yang dipungkiri
Tapi kini,
Telah datang sebagai penggantinya yang telah pergi.
Luka hati, luka jiwa dihiris pilu
Kini terasa terobati dengan kehadiranmu dalam ruang jiwaku.
Namun terlalu kurasa, bila kau masih ragukan kesetiaanku.
Mengapa??
Kau tanya setelah sekian lama kita bersama.
Terlalu, Tak bijak rasanya
Bila kau masih tanyakan kesetiaanku.
Lihatlah kedepan
Jalan masih panjang
Buanglah, prasangka
Tepiskanlah, curiga
Tak perlu kau tanya tentang kesetiaanku
Karena, ku kan setia padamu seumur hidupku.
Abha 24/11/2012
Juga rembulan telah menghilang...
Dalam gelap kusendiri.
Ku mencari hembusan bayu
Yang slalu berbisik pada rindu
Kini, membisu dalam sayu
Tidak ku tebus padamu.
Kekasihku,
Di daratan yang berliku
Disaat ku perlukanmu
Tertutup jua segalanya
Terhadapku
Disini,
Kutersedu-sedu.
Setelah cinta yang dulu pergi.
Kumenggusung duka ini
Kerna kisah janji yang dipungkiri
Tapi kini,
Telah datang sebagai penggantinya yang telah pergi.
Luka hati, luka jiwa dihiris pilu
Kini terasa terobati dengan kehadiranmu dalam ruang jiwaku.
Namun terlalu kurasa, bila kau masih ragukan kesetiaanku.
Mengapa??
Kau tanya setelah sekian lama kita bersama.
Terlalu, Tak bijak rasanya
Bila kau masih tanyakan kesetiaanku.
Lihatlah kedepan
Jalan masih panjang
Buanglah, prasangka
Tepiskanlah, curiga
Tak perlu kau tanya tentang kesetiaanku
Karena, ku kan setia padamu seumur hidupku.
Abha 24/11/2012
Senin, 08 Oktober 2012
Merindu Bayang Semu
by ; Angel Bintang Parahyangan
Dikota hati kecilku,selalu bermain bahkan menari-nari membujukku.,
Dalam relung jiwaku,tak mati,putus dipagi kela sang mentari mulai bersinar.
Tak hilang,terbawa angin diujung senja,mendekam senyum yang tak kan terlupa.
Sosok tak berwujud,antara ada dan tiada,
Namun hidup didalam rasaku.
Al-Majardah 27-09-2012
Namun hidup didalam rasaku.
Al-Majardah 27-09-2012
Kamis, 13 September 2012
Juni Kita
by ; Angel Bintang Parahyangan
Musim berganti
Waktu jadi memory
Masa menjadi kenang
Juni kita..
Kau ungkap perasaan
Aku penghuni di hatimu
Juni kita..
Janji di lafaz
Setia di ikrar
Bertemu setelah penantian.
Juni kita..
Sepenuh rasa
Berhias mega di penghujung malam.
Purnama iri sembunyi diri,di sebalik awan.
Juni kita..
Tautan dua rasa
Melabuh rindu dan cinta
Juni kita..
Adalah cinta kita,sayang
Juni kita..
Antara Abha-Palembang
Al-Majardah 09-09-2012
Musim berganti
Waktu jadi memory
Masa menjadi kenang
Juni kita..
Kau ungkap perasaan
Aku penghuni di hatimu
Juni kita..
Janji di lafaz
Setia di ikrar
Bertemu setelah penantian.
Juni kita..
Sepenuh rasa
Berhias mega di penghujung malam.
Purnama iri sembunyi diri,di sebalik awan.
Juni kita..
Tautan dua rasa
Melabuh rindu dan cinta
Juni kita..
Adalah cinta kita,sayang
Juni kita..
Antara Abha-Palembang
Al-Majardah 09-09-2012
Sabtu, 25 Agustus 2012
Sebak Rinduku
by ; Angel Bintang Parahyangan
Hilang sebuah harapan,bagaikan waktu yang terhenti.
Cinta tertimbun,bagai awan kesuraman.
Rindu terbendung,tersebak angin.,jatuh berguguran daun ditanah.berimbun menguburkan rasa.
Jiwaku semakin ranum,tak padamkan gundah dalam hati.
Resah kian terpancar dalam naluriku.
Hanya wajahmu yang bermain dimataku.
Saat malam memjelma dikaulah sejuta mimpi pada malam syahdu.
Benarkah ini rindu??
Atau sekedar ilusi menghantui angan dan fikirku semata.
Sementara ada sebuah penantian dikesunyian yang tak ku tahu.
Pada siapa aku meminta?
Pada siapa aku merindu?
Pada siapa aku merayu?
Setiap kata dalam bait masihkah bermakna?,
Al-Majardah 22-08-2012
Jiwaku semakin ranum,tak padamkan gundah dalam hati.
Resah kian terpancar dalam naluriku.
Hanya wajahmu yang bermain dimataku.
Saat malam memjelma dikaulah sejuta mimpi pada malam syahdu.
Benarkah ini rindu??
Atau sekedar ilusi menghantui angan dan fikirku semata.
Sementara ada sebuah penantian dikesunyian yang tak ku tahu.
Pada siapa aku meminta?
Pada siapa aku merindu?
Pada siapa aku merayu?
Setiap kata dalam bait masihkah bermakna?,
Al-Majardah 22-08-2012
Senin, 06 Agustus 2012
Kata Hati Lewat Puisi
by ; Angel Bintang Parahyangan
Kataku bukan puisi...
Hanya rangkaian huruf Abjad ku jadikan kata.
Dan,
Puisi bukan kataku,tapi,
Hatiku yang berkata.
Mengutip ribuan kata hati menjadi sebuah goresan.
Darimu,darinya,dari mereka,dan dari kita...
Al - Majardah 06-08-2012
Hatiku yang berkata.
Mengutip ribuan kata hati menjadi sebuah goresan.
Darimu,darinya,dari mereka,dan dari kita...
Al - Majardah 06-08-2012
Sabtu, 28 Juli 2012
Senandung Cinta
by ; Angel Bintang Parahyangan
Awan hitam telah berlalu,terbitlah kini,cahaya harapan.
Kabut duka,telah sirna.
Tampaklah kini,pantai bahagia.
Entah kenapa,
Hati ini serasa tak sabar.
Dan,
Entah mengapa,
Hati serasa berdebar-debar.
Lama sudah khayal cinta,
Takdir berdua dibiduk cinta.
Besar gunung tak sebesar harapanku,
Tuk berdawai bersama melodi cintamu.
Luas laut,
Tak seluas nuraniku tuk menyambutmu.
Wahai kekasih hatiku.
Satu hari,bak sewindu.
Menanti tiba saat berpadu.
Seribu kata,tak kan bisa.
Mengungkap rindu,tuk berpadu.
2012
Jumat, 27 Juli 2012
Kau Terindah
By Angel Bintang Parahyangan
Malam bertabur bintang menghias langit yang temaram...
Satu senyum pelipur rinduku.
Meski tak dapat aku meraihmu,merasakan hangat sinar kasihmu,aku bahagia
Jauh bukan penghalangku tuk memujamu,menyanjungmu.
Meski lelah menghitung detik waktu,aku masih dan akan tetap setia mengepak sayap kerinduanku tentangmu.
Disini,direlung kalbuku
Tiada yang lain terbingkai indah,
Wajahmu yang slalu terbayang dipelupuk mata ini.
Namamu telah terpatri.
Ada janji yang tak dapat diingkari,
Kerna hati ramumkan kerinduanku terhadapmu.
Di hidupku telah aku temukanmu.
Impian malam yang nampak nyata..
Dan,dalam hidupku,aku bahagia
Tiada yang indah selain mencintaimu.
Langganan:
Postingan (Atom)