Senin, 08 Oktober 2012

Selendang

by ; Laila Situs

(“berlorek:
Riuh ronta dalam rahim sang bumi gusar
Sedang mempertanyakan intipan layang,berkabarkan gurat gelombang

Selendang
Jangan kau tangiskan separuh cahaya malang
Ah,diam...

Akan ku tanyakan,lelahmu yang labang
Pada serat dewangga malam:
Kainmu yang menggumpal benang
Kainmu yang menghujani gincu-gincu padang
Kainmu yang berkelok patahan topan

Dewangga,
Dimana selendang berkalung jeritan?

Dewanggga,menatap dalam:
Meniup seruling kabutan pasang.
26/9/12

MEMOAR II (Kepada A)


By, Sri Sudarianti

Kunyalakan dian
kuletakkan disudut kelam
agar dalam temaram
terlihat olehmu segala kalam

Terjaga kita dalam banyak malam
hingga, tersanderalah mimpi
pada penjara-penjara hati
lalu sepi adalah teman

Akh, keluh menyeruak
dari bibir kita tanpa terucap
erangan lirih bangunkan imajinasi
mengerogoti pikiran
mengunyah perasaan

Tiba-tiba, menyalalah api
laksana mercusuar terangi segala
jarijemari bertautan
pikiran-pikiran berpagutan
bersembunyi
diantara relung-relung malam
lalu kita mabuk
dalam suka cita yang suram

Mataram, 26 Sept ' 12

Penantian

by ; Syair Kelana

Senja makin renta..
Serenta tangan keriput perempuan yg membelai rambut bocah kecil tertidur di pangkuannya.
Selalu saja menitik air matanya
Ketika memandang wajah polos cucunya
Selalu saja ada kerinduan lain ketika mengelus rambut cucunya
Kerinduan yg ber tahun2 disimpannya
Kerinduan pada putri nya yg jauh dinegri berpasir gersang
"pulanglah nduk cah ayu..
Emak tlah kehabisan kata ketika anakmu brtanya kapan ibu pulang"
Lalu menetes air mata kerinduan itu di pipinya yg keriput.
Bocah kecil di pangkuannya mnggeliat
Seakan ikut merasakan kegundahan hati nya.
Di tepuk2 bokong nya dgn kasih yg tiada tara.
"apa yg masih ingin kau cari disana"
"bukankah sawah peninggalan bpk mu masih cukup untuk hidup kita"
Air mata itu makin tak terbendung.
Kerinduan makin tak tertahan.
Angannya melayang jauh sampai di negri para nabi.
Mencoba mencari seraut wajah diantara hamparan padang pasir gersang.
Dibiarkannya angan terus melayang.
Sampai tertidur lelelahan..

Menembus Saudi
Senja sandikala 26092012
Terimakasih atas kunjungannya semoga semua artikel di blog ini dapat bermanfaat untuk mempererat silaturahmi antar pujangga dan jangan lupa kembali lagi yah