Tampilkan postingan dengan label Ady Harboy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ady Harboy. Tampilkan semua postingan
Jumat, 09 Agustus 2013
Senin, 31 Desember 2012
Pada Relung Zaman
by ; Ady Harboy
pada relung zaman
kita merenda kesumat
duka nyaris tak berharga
gemilang cuaca berganti nada
kecewa separuh baya
penuh rahasia
luka dimana-mana
mana dimana luka
ia pada relung zaman
kian menggoda
membuka rahasia
jangan ditanya
cerita singkat
tentang manusia
Indonesia entah ya
dilanda kalam
gelap meraba duka
cemeti menghunus
sukma mencekam
tiada tanda meraba
gulita cahya merongga
yang kaya tertawa bahagia
yang miskin tertawa gila
sepertinya ya kisahnya
pada relung zaman
ada rel aman kah nikmati zaman ?
Medan 2012
Minggu, 23 Desember 2012
Ibu Bagiku
by ; Ady Harboy
pernah kau berkisah tentang Ibu
apa yang menarik dengannya
apa pula yang berharga darinya
bilakah awalnya kau mengenal cinta
sesungguhnya hanya Ibu mutiara surga
andai kau pahami tentang keberadaannya
bila kau memahami nikmat buaiannya
andai kau mensyukuri zat maha mulya
pernah kau memandang raut wajah Ibu
yang cukup lelah bercampur haru biru
menggelayut pada pundak serta paham asuh
siapakah yang harus kita gugu
tanggungjawabnya kepada generasi
terlahir olehnya untuk apa dan bagaimana
kisah hidup ada dan tiadakah Ibu
benarkah kau mengenal siapa Ibu
Ibu tak lain seutas titian menembus waktu
membias cakrawala pikir dangkal pun mutahir
siapapun tahu bahwa Ibu merupakan nilai plus
siapa pula yang berseteru dengan kata Ibu
yang tak dapat kau hapus bahkan tergerus
tak juga Ibu model tiri yang mengiri membukti
bahkan tega menggigit kunyah keberadaanmu
dari permukaan bumi seketika sontak berita
atas kehendakNYA Ibu juga jembatan
yang mempersatukan satu dengan lainnya
mampu duduk berdiri dan berjalan sesuai isi
tak pula kalah termakan zaman berganti
kau paham atas keberadaan Ibu
kau mampu menterjemahkan apa yang kau lihat
bagiku Ibu di atas Ibu di atas Ibu wujud
di atas langit berlapis tujuh sahih
Medan Johor Namurambe, 19 Des 2012
Kemerdekaan Sebuah Tanda Tanya
by ; Ady Harboy
dulu ketika kakekku berbicara tentang perang
dia sebut bukan otot tapi akal pikiran licik menggeram
akan lebih mampu untuk mengalahkan meteor jatuh
yang digiring oleh musuh dua kulit berwarna
kini ketika kita membicarakan hal yang sama
si kakek tua hanya menggelengkan kepalanya
dia mengangkat bahunya tanpa kata-kata
kemudian ia terus menerus menggeleng triping
apa itu kolusi tanyanya pada senja basah
apa itu korubsi brondongnya bak mortir tar tar tar
apa itu kroni sedarah setanah air yang membanjir
apa itu antisipasi sejurus kemerdekaan menindas
lama aku berpikir kemudian tak menjawab sepatah kata
lama aku merenung justru akalku miliuner tanda tanya
lama aku terdiam tak dapat mengemudi apa dan mengapa
lama sekali hingga saat ini aku masih bertanya-tanya
kemerdekaan sebuah tanda tanya, merdeka?
siapa bilang kutanya bilang hilang menghilang
bilakah secantik bulan purnama melekuk sungsang
tak terkata pada jawab kubilang merdeka
Johor Namurambe, 19 Desember 2012
Sabtu, 08 Desember 2012
Hanya Engkau!
by ; Ady Harboy
hanya engkau
yang paling berharga
hanya engkau
yang sungguh mulya
hanya engkau
yang pasti berkata
hanya engkau
tak ada dua
tiga dan seterusnya
hanya engkau
tak ada tandingannya
hanya engkau
hanya engkau
hanya engkau
TUHAN
PENCIPTA
SEKALIAN
ALAM
DAN
SEGENAP
ISINYA.
(20januari2012)
hanya engkau
yang pasti berkata
hanya engkau
tak ada dua
tiga dan seterusnya
hanya engkau
tak ada tandingannya
hanya engkau
hanya engkau
hanya engkau
TUHAN
PENCIPTA
SEKALIAN
ALAM
DAN
SEGENAP
ISINYA.
(20januari2012)
Langganan:
Postingan (Atom)