Jumat, 09 Agustus 2013
Rinduku Masih Untukmu
by ; Ayuk Reog Mbgedhespuol
Rinduku serupa angin
yang senantiasa dapat
kau hirup disetiap saat,
Rinduku serupa angin
yang senantiasa dapat
kau hirup disetiap saat,
Rinduku serupa matahari
yang senantiasa ikhlas berikan
sinar agungnya dibentangan bumi,
Rindukupun serupa rembulan
dan juga kerlipan bintang
yang senantiasa berikan cahya
dan kerlipnya disetiap malam,
Maka tetaplah nikmati indahnya
rinduku yang masih selalu ada
disetiap langkah dan saatku,
Agar kau tau bila kaulah
satu-satunya pemilik rinduku
dan telah menjadi sandaran
dalam kehidupanku .
Salam Ramadhan,,04082013.
Kesetiaan
by : Nunung Noor El Niel
ada jarak, ada rentangan, membuatmu selalu saja
ditarik ke dalam lingkaran kebimbangan
lihatlah diriku yang koyak oleh waktu, tercabik
oleh setiap erangan yang kau ciptakan
sehingga setiap inci dari tubuhku tak bernilai
ada lekuk, ada ceruk yang dalam, di mana kau
selalu menyelusup ke dalamnya, dan kau tahu
aku di sana bersemayam dalam keputusasaan
dan imanku rapuh dalam keyakinan
hingga aku tak percaya lagi pada kebenaran
kecuali cintamu, selalu berusaha kugenggam,
dengan penuh ketulusan tanpa perduli, jika
kau berulangkali mengikisnya dengan keangkuhan
hingga kadang membuatku terlempar keluar
dari batas-batas keyakinanku atas cintamu
selebihnya aku hanya dapat bertahan, sekalipun
aku harus terbenam dari sebuah kenyataan
di mana kaumenistakan harapanku, karena
kau belum juga dapat memahami keberadaanku
sebagaimana apa adanya diriku
tapi suatu waktu kau akan tahu, jika semua itu
adalah milikmu yang telah kupersembahkan padamu
bahkan tanpa kusisakan sedikit pun untuk diriku
dan itulah rahasia keabadian cintaku, jika aku
tetap melangkah di sisimu hingga akhir waktu
Dps09082013
ada jarak, ada rentangan, membuatmu selalu saja
ditarik ke dalam lingkaran kebimbangan
lihatlah diriku yang koyak oleh waktu, tercabik
oleh setiap erangan yang kau ciptakan
sehingga setiap inci dari tubuhku tak bernilai
ada lekuk, ada ceruk yang dalam, di mana kau
selalu menyelusup ke dalamnya, dan kau tahu
aku di sana bersemayam dalam keputusasaan
dan imanku rapuh dalam keyakinan
hingga aku tak percaya lagi pada kebenaran
kecuali cintamu, selalu berusaha kugenggam,
dengan penuh ketulusan tanpa perduli, jika
kau berulangkali mengikisnya dengan keangkuhan
hingga kadang membuatku terlempar keluar
dari batas-batas keyakinanku atas cintamu
selebihnya aku hanya dapat bertahan, sekalipun
aku harus terbenam dari sebuah kenyataan
di mana kaumenistakan harapanku, karena
kau belum juga dapat memahami keberadaanku
sebagaimana apa adanya diriku
tapi suatu waktu kau akan tahu, jika semua itu
adalah milikmu yang telah kupersembahkan padamu
bahkan tanpa kusisakan sedikit pun untuk diriku
dan itulah rahasia keabadian cintaku, jika aku
tetap melangkah di sisimu hingga akhir waktu
Dps09082013
Langganan:
Postingan (Atom)