Tampilkan postingan dengan label Susmi Hartini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Susmi Hartini. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 Desember 2012

Aku Mengajakmu Pergi

by ; Susmi Hartini

Aku mengajakmu pergi
Mencari ruang berbincang tentang badai negeri ini
Bawalah pensil anakmu
tuliskan skema
Atau sekedar peta tempat sembunyi
juga bawalah kanvas
dari ujung lemari yang lupa kau buka
Kita gambar negeri jauh dari api
di sana jauh dari caci maki

Bawalah pergi
Sebentuk pelangi dari rimba euvoria
Atau sepatu bola dari para garuda
Kita jadikan juara
Di negeri para dewa

Tak perlu mencari selebriti
Karena mereka juga politisi

Bawalah pergi
kaset para nabi
untuk diterjemhkan di rumah santri
karena disanalah tempat diskusi yang abadi

purwokerto, desember 2012

Jumat, 27 Juli 2012

KEBEBASAN DAN KERINDUAN

 By ; Susmi Hartini
 
inilah kebebasan yang kumau
menghitung setiap detak nafasku menyebut asmamu
tanpa suara udara
tanpa detak jarum jam
tanpa denging kepak nyamuk

keheningan yang kurindu

kebebasan yang kumau adalah
dalam bimbingan tanganmu
ketika kau membawaku dalam angan yang jauh
melintasi lazuardi
tanpa batas
meski tak nampak wajahmu dalam kasat mataku
tapi hati
adalah lentera yang memujamu

kerinduanku adalah
berteduh di bawah rimbun bayangmu
sambil kubangun serpihan cinta
yang tercecer ketika
kumuak dengan kepalsuan
yang mencabik wajah rembulan

kebebasanku adalah
kerinduan yang larut
dalam seduhan seraut wajah
dalam lamunan

purwokerto, 24 Juli 2012

KEBEBASAN DAN KERINDUAN

by   Susmi Hartini
 
inilah kebebasan yang kumau
menghitung setiap detak nafasku menyebut asmamu
tanpa suara udara
tanpa detak jarum jam
tanpa denging kepak nyamuk

keheningan yang kurindu

kebebasan yang kumau adalah
dalam bimbingan tanganmu
ketika kau membawaku dalam angan yang jauh
melintasi lazuardi
tanpa batas
meski tak nampak wajahmu dalam kasat mataku
tapi hati
adalah lentera yang memujamu

kerinduanku adalah
berteduh di bawah rimbun bayangmu
sambil kubangun serpihan cinta
yang tercecer ketika
kumuak dengan kepalsuan
yang mencabik wajah rembulan

kebebasanku adalah
kerinduan yang larut
dalam seduhan seraut wajah
dalam lamunan

purwokerto, 24 Juli 2012
Terimakasih atas kunjungannya semoga semua artikel di blog ini dapat bermanfaat untuk mempererat silaturahmi antar pujangga dan jangan lupa kembali lagi yah