Senin, 08 Oktober 2012

Tuhan Masih Cinta

by ; Oscar Amran

sayang, di musim ini kemarau menjuntai panjang
tanah gering melenguh, kerontang
mendung membatu di langitlangit
sawah sepiring menangis tanah retak
embunpun enggan menyapa dedaunan
air tinggal sesauh bayangan basah
padi menguning pecah
panen kita merupa pilu

di tanah tinggi, para petinggi melempar sesajen
menggunting amanah di setiap tahta
ributribut mengumpul massa, berebut suara kuasa
biarkan saja mereka mendusta dan melempar bola api itu ke istananya
kita dalam dimensi waktu yang berbeda
kita tidak ada dalam peta

sayang, genggamlah segala pinta sampai langit menangisi bumi
biarkan anak-anak kita membelai angin
memainkan desirnya, meniup seruling padi
dan suaranya akan menggema memecah lelangit

sayang, bertahanlah dengan cinta dan do’a
Tuhan masih cinta


(bojongkulur, 21/09/12)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih atas kunjungannya semoga semua artikel di blog ini dapat bermanfaat untuk mempererat silaturahmi antar pujangga dan jangan lupa kembali lagi yah